HeadlineWarta

Silaturahmi di Kediaman Ketua PCNU Kota Malang: Merajut Sinergi Dakwah dan Ekonomi Umat

MALANG – (7/4/2025) Dalam suasana hangat pasca Magrib yang teduh di malam Syawal, kediaman KH. Dr. Isroqunnajah, M.Ag., di kawasan Joyo Metro, Kota Malang, menjadi saksi pertemuan istimewa antara ulama dan para pengusaha dermawan. Silaturahmi dalam suasana Idulfitri ini bukan sekadar ajang temu kangen, namun menjadi forum bernilai spiritual dan strategis untuk membangun sinergi dakwah dan ekonomi keumatan.

KH. Isroqunnajah, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Kota Malang, menerima kunjungan sejumlah tokoh pengusaha terkemuka dari berbagai sektor, mulai dari properti, kuliner, perhotelan, hingga kesehatan. Mereka tak hanya dikenal sebagai pelaku bisnis sukses, namun juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Para tokoh yang hadir di antaranya H. Makhrus Sholeh – Ketua DPD APERSI Jawa Timur, pengusaha properti dan kuliner, H. Djoni Sujatmoko – Ketua KONI Kota Malang, Direktur PD Jasa Yasa, pengusaha kuliner dan properti, H. Andy Sayuti – Pengusaha perhotelan dan properti, H. Joko Purwosusanto – Sekretaris KONI Kota Malang, pengusaha di bidang kesehatan dan aktivis sosial, Trio Agus Purmono – Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Fraksi PKS, dan H. Arifin – Pengusaha kuliner dan pegiat pemberdayaan ekonomi rakyat.

Silaturahmi ini mengalir dalam suasana santai namun sarat makna. KH. Isroqunnajah, yang akrab disapa Gus Is, memberikan tausiyah singkat yang diselingi dengan diskusi hangat bersama para tamu. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya peran strategis para pengusaha dalam memperkuat dakwah melalui kontribusi nyata pada bidang pendidikan, pengembangan ekonomi umat, serta penguatan budaya filantropi Islam.

“Menjadi pelaku usaha bukan sekadar mencari profit, tapi juga bagaimana membuka jalan-jalan keberkahan. Sedekah, wakaf, serta penciptaan lapangan kerja yang amanah adalah bagian dari dakwah yang nyata,” tutur Gus Is.

Beliau juga mengingatkan bahwa para pemilik usaha memiliki tanggung jawab ganda: sebagai pemimpin keluarga dan pemimpin dalam ekosistem ekonomi. Oleh karena itu, integritas dan nilai spiritual harus senantiasa melekat dalam setiap aktivitas usaha.

Diskusi yang terbangun malam itu semakin bermakna ketika para pengusaha saling berbagi pengalaman. Banyak dari mereka mengisahkan perjalanan jatuh bangun membangun usaha, hingga menemukan titik balik spiritual yang membawa berkah dalam bisnis mereka—terutama saat mulai menerapkan prinsip-prinsip syariah.

Pertemuan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Isroqunnajah, penuh harap agar silaturahmi ini menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara kekuatan moral para ulama dan kekuatan finansial serta pengaruh sosial para pengusaha. Diharapkan harmoni antara ulama dan pengusaha adalah kunci utama dalam membangun kemandirian umat serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadaban.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button