Warta

LTN NU Kota Malang Dorong Dai Kuasai Dakwah Digital

MALANG – (10/3/2026) Penguasaan ruang digital dinilai menjadi tantangan penting bagi Nahdlatul Ulama (NU) di era media sosial. Potensi besar yang dimiliki NU dinilai belum dimanfaatkan secara optimal untuk menyebarkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), terutama kepada generasi muda.

  

Hal itu menjadi latar belakang Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PCNU Kota Malang menggelar workshop bertajuk “Mengaji Algoritma: Sarana Dakwah Menembus Ruang dan Waktu” di Masjid Taufikurrohman Kayutangan, Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 50 peserta yang mayoritas merupakan para dai dan pegiat dakwah.

Salah satu pemateri workshop, A. Salahuddin, menilai NU sebenarnya memiliki sumber daya besar, namun belum sepenuhnya mampu memaksimalkan potensi tersebut di ruang digital.

“NU itu punya segalanya. Tapi mengapa di dunia digital masih kalah dengan kelompok lain? Ini yang harus menjadi bahan refleksi bersama,” ujarnya.

Menurutnya, penguasaan algoritma media sosial penting dipahami para dai agar pesan dakwah dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Salah satunya dengan memahami kebutuhan masyarakat melalui pembacaan data dan tren yang berkembang di dunia digital.

Selain itu, cara menyampaikan narasi di media sosial juga menjadi faktor penting yang menentukan bagaimana respons publik terhadap pesan yang disampaikan.

“Dai NU perlu memahami bagaimana cara bernarasi di ruang digital agar pesan dakwah dapat diterima secara positif oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan figur-figur dai yang mampu menjadi representasi atau brand ambassador NU di media sosial, sehingga mampu menjelaskan ajaran Aswaja secara sederhana dan mudah dipahami oleh publik, termasuk masyarakat di luar kalangan NU.

Melalui workshop ini, LTN PCNU Kota Malang berharap para dai semakin siap memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif, sekaligus memperluas jangkauan syiar NU di tengah perkembangan teknologi komunikasi yang terus berubah.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button