PCNU Kota Malang Pastikan Kesiapan Jelang Peringatan Harlah 1 Abad NU

MALANG – (1/2/2026) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Mujahadah Kubro dan Puncak Peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 7–8 Februari 2026. Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, PCNU Kota Malang menginstruksikan kepada seluruh warga NU se-Kota Malang untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan agenda keumatan berskala besar ini.
Instruksi tersebut mencakup rangkaian kegiatan pra-acara, pelaksanaan, hingga pasca Mujahadah Kubro, dengan tujuan memastikan kegiatan berjalan tertib, khidmat, dan mencerminkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Menjelang puncak kegiatan, PCNU Kota Malang mengimbau seluruh struktur dan warga NU untuk memasang Bendera Nahdlatul Ulama hingga 8 Februari 2026 di berbagai titik strategis, antara lain kantor MWC dan Ranting NU, madrasah dan sekolah, masjid dan musholla, pondok pesantren, serta jalan-jalan utama di Kota Malang.
Selain itu, warga NU juga diminta memasang banner ucapan Mujahadah Kubro dan Puncak Harlah 1 Abad NU sebagai bentuk syiar dan partisipasi aktif.
Dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro, setiap MWC NU se-Kota Malang diarahkan untuk mengerahkan 2.000 jamaah, yang terdiri dari unsur NU, Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, serta warga NU di wilayah masing-masing.
Terkait pengaturan jamaah, PCNU Kota Malang menegaskan bahwa lokasi transit, drop zone, dan parkir mengikuti layout yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Malang, guna memastikan kelancaran arus jamaah dan lalu lintas kota.

Adapun lokasi yang telah ditetapkan antara lain Drop Zone di Jalan Besar Ijen, Lokasi Transit di Museum Brawijaya, BPSDM Provinsi Jawa Timur, dan Masjid Quba, sedangkan Lokasi Parkir di Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Dempo, dan Jalan Pahlawan Trip
PCNU Kota Malang juga memastikan kesiapan pengamanan dan relawan dari berbagai unsur NU dan mitra pendukung. Berdasarkan hasil tabulasi tim pengamanan dan relawan, personel yang disiapkan meliputi Banser Malang Raya: 1.800 personel, IPNU–IPPNU: 310 personel (masih memungkinkan penambahan dari Kota dan Kabupaten Malang), Fatayat NU dan GP Ansor: 100 personel (berpotensi bertambah melalui koordinasi Malang Raya), Pagar Nusa: 100 personel (dapat ditambah sesuai kebutuhan), NU Care-LAZISNU: 100 personel (dengan fokus donasi kemanusiaan Sumatera), Pramuka: ±300 personel, dan LPBI NU: ±80 personel
Keterlibatan unsur pengamanan dan relawan ini diharapkan mampu memastikan kelancaran, keamanan, serta pelayanan jamaah selama kegiatan berlangsung.
Pasca Mujahadah Kubro dan Puncak Harlah 1 Abad NU, PCNU Kota Malang mengajak seluruh jamaah untuk turut menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari komitmen menjaga citra Islam dan Nahdlatul Ulama yang ramah, tertib, dan peduli terhadap ruang publik.
Dengan kesiapan struktur, jamaah, pengamanan, serta sinergi dengan Pemerintah Kota Malang, PCNU Kota Malang optimistis pelaksanaan Mujahadah Kubro dan Puncak Harlah 1 Abad NU dapat berjalan lancar, khidmat, dan memberi kesan positif bagi masyarakat luas.




