MALANG – (30/10/2024) Suasana meriah menyelimuti Kelurahan Bareng dengan digelarnya Kirab Santri se-Kelurahan Bareng. Acara ini diselenggarakan oleh beberapa Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) di wilayah Bareng—di antaranya PRNU Bareng Raya, PRNU Bareng Kartini 2, PRNU Bareng Kulon, PRNU Bareng Tengah, dan PRNU Bareng Kulon. Diikuti lebih dari 365 santri dan 150 wali santri dari berbagai madrasah dan TPQ, kirab ini memulai perjalanannya dari Masjid Fathul Huda, dengan garis finis di Masjid Quba.
Rute kirab ini menyusuri jalan-jalan utama, seperti Bareng Raya, Bareng Kartini, Kelud, Jalan Kawi, dan Bareng Kulon, sambil menampilkan berbagai pemandangan khas tradisi santri. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar TPQ, madrasah, serta masyarakat Bareng. Dengan berbagai tampilan bernuansa Islami, peserta kirab berhasil menarik perhatian masyarakat sepanjang rute, menjadikan acara ini sebagai momen kebersamaan yang memperkaya nilai budaya lokal.
Berbagai TPQ dan madrasah turut serta dalam acara ini, seperti MQ Al-Fattah, TPQ Al-Amanah, TPD Fathul Huda, Rumah Qur’an, TPQ Ar-Rahman, TPQ Al-Huda, Madin Ar-Raudhoh, TPQ Al-Hidayah di Masjid As-Sulaiman, Pasca TPQ Masjid As-Sulaiman, Madrasah Ma’arif 1 di Masjid Quba, dan TPQ Masjid Keramat Agung. Berbagai institusi ini menyatukan santri dan orang tua dalam kirab yang penuh semangat dan kegembiraan.
Ketua panitia, Gus Taufiqurrahman, S.Pd.I, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi yang luar biasa dalam kirab tahun ini. Dalam testimoninya, ia mengatakan, “Kirab ini adalah wujud nyata dari persatuan dan kebanggaan kita sebagai umat Islam sekaligus warga Bareng. Semangat santri dan dukungan orang tua yang luar biasa telah menjadikan acara ini tidak hanya meriah, tapi juga menghidupkan kembali syiar Islam dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus menginspirasi generasi muda untuk mencintai Islam dan tradisi kita.”
Acara ini diharapkan menjadi pengingat dan motivasi untuk mempererat nilai-nilai keislaman dan kebudayaan di tengah masyarakat Bareng, khususnya bagi para santri dan keluarga. Kirab ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momen kebersamaan yang memperkuat akar pendidikan agama sekaligus melestarikan budaya lokal yang penuh makna.






