Warta

Lakpesdam NU Kota Malang Gelar FGD Bersama MWCNU Blimbing Bahas Peta Jalan Khidmah Organisasi

MALANG – (6/5/2026) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kota Malang menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Malang for Future: Membangun Peta Jalan Khidmah NU Kota Malang” bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Blimbing, Selasa (5/5/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00–21.30 WIB itu dihadiri jajaran pengurus harian Syuriyah dan Tanfidziyah, unsur lembaga, serta badan otonom di lingkungan MWCNU Blimbing. Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk memetakan kebutuhan strategis organisasi sekaligus merumuskan arah penguatan kaderisasi, pelayanan umat, dan regenerasi kepemimpinan.

Ketua MWCNU Blimbing, Gus Mumtaz Danial Ahmadi MM, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Lakpesdam NU Kota Malang yang menghadirkan forum diskusi strategis di tingkat MWC.

Menurutnya, forum semacam ini penting untuk menjaga arah perjuangan organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan jamaah dan perkembangan zaman.

“Kegiatan seperti ini sangat diperlukan dan bisa menjadi forum bersama untuk memaksimalkan khidmah NU,” ujarnya.

“Selain itu, ngurusi NU itu memang harus kober,” tambahnya.

Tim Lakpesdam NU Kota Malang, Romel Masykuri, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan bagian dari proses inventarisir masalah dalam rangka penyusunan peta jalan organisasi yang berpijak pada kebutuhan riil di tingkat akar rumput.

Menurutnya, MWC memiliki posisi strategis karena menjadi struktur yang paling dekat dengan jamaah dan dinamika sosial masyarakat.

“Melalui forum ini, kami ingin mendengar langsung tantangan, pengalaman, serta kebutuhan pengurus di tingkat MWC sebagai bahan penyusunan arah strategis NU Kota Malang ke depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, forum ini bertujuan membaca kebutuhan NU Kota Malang secara makro, mengidentifikasi tantangan kaderisasi, pelayanan umat, dan penguatan kelembagaan, sekaligus merumuskan arah pengembangan sumber daya manusia organisasi.

Dalam diskusi, peserta menyampaikan berbagai persoalan strategis, mulai dari penguatan ranting, kaderisasi generasi muda, optimalisasi peran lembaga dan banom, hingga tantangan menjaga partisipasi warga NU di kawasan perkotaan.

Berbagai catatan dan rekomendasi yang muncul dalam forum akan dihimpun oleh tim Lakpesdam NU Kota Malang sebagai bahan strategis untuk forum organisasi berikutnya, sekaligus menjadi pijakan dalam menyusun arah kebijakan, penguatan kelembagaan, dan regenerasi kepemimpinan NU Kota Malang secara berkelanjutan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button