Festival Muharram 2025: NU Care-LAZISNU Kota Malang Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim dan Dhuafa

MALANG – (20/7/2025) Dalam semangat menyemarakkan bulan suci penuh keutamaan, NU Care-LAZISNU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang menggelar Festival Muharram 2025: Peduli Anak Yatim dan Dhuafa pada Ahad pagi, 20 Juli 2025, bertepatan dengan 24 Muharram 1447 H. Acara ini dipusatkan di Aula Lantai 3 Gedung PCNU Kota Malang, Jalan KH. Hasyim Asy’ari No. 21, Kauman, Klojen.

Festival ini menjadi puncak dari serangkaian kegiatan sosial yang digagas NU Care-LAZISNU Kota Malang sepanjang bulan Muharram. Sebelumnya, LAZISNU telah terlibat aktif dalam berbagai agenda, di antaranya Peaceful Muharram yang digelar pada 4 Juli 2025 bersama BAZNAS dan Kementerian Agama Kota Malang, serta kegiatan Santunan Ahad Pagi pada 6 Juli. Keseluruhan rangkaian dilaksanakan melalui sinergi bersama pengurus NU Care-LAZISNU di tingkat MWC se-Kota Malang, serta dukungan dari para donatur individu, perusahaan swasta, dan mitra komunitas.
Acara puncak ini dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kota Malang, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat,MM, perwakilan pejabat pemerintahan, serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat. Suasana khidmat dan haru mewarnai kegiatan yang diisi dengan penyaluran santunan kepada 175 anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.

Dalam sambutannya, Manajer NU Care-LAZISNU Kota Malang, H. Andi Syuyuti, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar momen kepedulian tahunan, melainkan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang LAZISNU dalam menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.
“NU Care hadir untuk berbagi kasih sayang. Anak-anak yatim adalah harapan bangsa. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dan berakhlak mulia,” ujar Andi. “Program ini adalah wujud nyata NU Care-LAZISNU dalam mengelola amanah umat secara profesional dan akuntabel, sebagaimana moto kami: Mudah dan Amanah.”


Ia juga menegaskan bahwa NU Care-LAZISNU tidak hanya mengelola dana sosial konsumtif, tetapi juga mulai mengembangkan model zakat produktif yang diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi umat secara berkelanjutan.
“Kami murni mengabdikan diri untuk masyarakat. Kami ingin umat Islam tumbuh, berkembang, dan memberi manfaat lebih luas. Ke depan, kami berharap zakat produktif dapat menjadi instrumen strategis dalam pemberdayaan ekonomi berbasis nilai keislaman.”

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag., atau yang akrab disapa Gus Is, dalam sambutannya mengapresiasi seluruh elemen yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Festival Muharram ini. Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam menebarkan kemanfaatan sosial.
“NU memiliki potensi besar ketika semua elemen bergerak bersama. Kolaborasi antara NU Care-LAZISNU dengan pemerintah, swasta, dan komunitas harus terus ditumbuhkan. Kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pijakan membangun sistem kesejahteraan umat,” tegas Gus Is.
Gus Is juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah inovatif NU Care-LAZISNU Kota Malang dalam membangun sistem pelayanan sosial yang berbasis pada kepercayaan, keterbukaan, dan profesionalisme. Ia mengajak seluruh kader NU untuk terus memperluas kerja-kerja sosial ke berbagai lapisan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kolaborasi, dalam acara tersebut juga dilangsungkan penyerahan penghargaan kemitraan terbaik kepada sejumlah lembaga dan perusahaan yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan sosial NU Care-LAZISNU Kota Malang. Penghargaan tersebut diberikan kepada Bazis Universitas Brawijaya (UB), PT Podo Rukun, Naura Guest House Syariah, CV Jaya Laksa, dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Korwil Malang.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan seni sholawat yang membangkitkan nuansa spiritual sekaligus mempererat ukhuwah antarpeserta. Acara ditutup dengan doa dan harapan bersama agar kegiatan serupa dapat terus digelar di masa mendatang dengan jangkauan manfaat yang lebih luas.

Festival Muharram 2025 menjadi bukti bahwa kekuatan kolaborasi, kepedulian, dan semangat berbagi merupakan motor penggerak utama dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan. NU Care-LAZISNU Kota Malang kembali menegaskan eksistensinya sebagai lembaga zakat yang aktif, adaptif, dan visioner dalam menjawab tantangan zaman. (al)




