Warta

Digitalisasi Manajemen Masjid: Implementasi Aplikasi E-Masjid dan Penyaluran Bantuan Sosial Berbasis Data

 

MALANG – (24/6/2025) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kota Malang bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Masjid Sabilillah Kota Malang. Kegiatan ini bertajuk “Digitalisasi Manajemen Masjid: Implementasi Aplikasi E-Masjid dan Penyaluran Bantuan Sosial Berbasis Data.”  Bertempat di Masjid Sabilillah Malang, kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Yusli Effendi S.IP, M.A. sebagai ketua pelaksana pengabdian masyarakat, dengan Bapak Arief Andy Soebroto sebagai pemateri utama. Pelaksanaan pengabdian ini didasari oleh kebutuhan esensial akan tata kelola manajemen masjid yang terdokumentasi secara rapi dan mudah untuk dikelola.

Ketua Lakpesdam NU Kota Malang, Dr. Mohamad Anas, M. Phil, menyampaikan bahwa pelatihan digitalisasi pengelolaan data ketakmiran masjid ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan masjid di era digital. Menurut beliau, masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat yang harus dikelola secara profesional dan akuntabel. Lebih lanjut, Ketua Lakpesdam menyampaikan bahwa program ini juga menjadi bentuk konkret dari komitmen NU dalam memberdayakan masjid sebagai pusat peradaban umat. Ia berharap pelatihan ini menjadi awal dari transformasi manajemen masjid yang lebih modern dan inklusif, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi dan keislaman.

Dalam paparannya, Bapak Arief Andy Soebroto dengan kepakaran IT-nya sebagai akademisi dan praktisi, membahas secara komprehensif mengenai pembuatan dan pengelolaan akun E-Masjid, sebuah platform manajemen masjid digital yang dirancang untuk memfasilitasi digitalisasi berbagai aspek manajerial masjid. Materi yang disampaikan mencakup langkah – langkah digitalisasi pengelolaan data ketakmiran masjid guna meningkatkan efisiensi administrasi, pencatatan serta pelaporan keuangan masjid secara transparan dan akuntabel, pendataan jamaah untuk mempermudah komunikasi dan pelaksanaan program-program masjid, serta inventarisasi dan manajemen aset masjid secara terkomputerisasi.

Para peserta kegiatan ini terdiri dari perwakilan Masjid Sabilillah dan lima masjid terbaik di Kota Malang, yang telah melalui penilaian oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang. Sebagai rencana tindak lanjut (RTL) pasca-pengabdian masyarakat ini, aplikasi E-Masjid akan secara langsung diterapkan di seluruh masjid peserta. Dengan demikian, diharapkan implementasi platform E-Masjid ini mampu menjadi solusi inovatif yang tidak hanya meningkatkan efektivitas dan efisiensi manajemen masjid, tetapi juga mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset serta keuangan demi kemaslahatan umat. Keberhasilan kegiatan pengabdian ini merupakan bukti nyata komitmen kolaboratif dalam memajukan tata kelola masjid di era digital.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button