Warta

DMI Kota Malang Aktifkan Masjid sebagai Ruang Layanan Jamaah Harlah 1 Abad NU

MALANG – (6/2/2026) Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang menyiapkan langkah strategis berbasis pelayanan umat menjelang pelaksanaan Istighotsah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di Stadion Gajayana.

Melalui surat edaran resmi Nomor 036/PD-DMI/Kota Malang/II/2026 tertanggal 4 Februari 2026, DMI menginstruksikan seluruh takmir masjid dan mushalla se-Kota Malang untuk membuka masjid selama 24 jam penuh. Kebijakan ini dirancang sebagai bentuk dukungan langsung terhadap mobilitas dan kebutuhan jamaah yang diperkirakan mencapai sekitar 100 ribu orang.

Ketua DMI Kota Malang, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag, menyampaikan bahwa masjid diposisikan sebagai simpul pelayanan publik berbasis keumatan, terutama bagi jamaah yang datang dari luar daerah.

“Masjid bukan hanya ruang ibadah, tetapi juga ruang pelayanan. Dalam momentum besar seperti Harlah Satu Abad NU, masjid diharapkan hadir sebagai tempat singgah, beristirahat, dan memenuhi kebutuhan dasar jamaah,” jelasnya.

Dalam implementasinya, DMI mendorong takmir masjid untuk memastikan kesiapan fasilitas dasar seperti kamar mandi, tempat wudhu, serta area istirahat sementara. Masjid-masjid di jalur strategis menuju Stadion Gajayana, khususnya wilayah Kecamatan Klojen, diarahkan menjadi titik transit jamaah sebelum dan sesudah kegiatan istighotsah.

Selain fasilitas fisik, DMI juga menganjurkan penyediaan konsumsi ringan, seperti air minum dan minuman hangat, sesuai kemampuan masing-masing masjid. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari etika memuliakan tamu dan memperkuat nilai keramahan Islam di ruang publik.

Menurut Prof. Kasuwi, partisipasi masjid dalam kegiatan berskala nasional ini sekaligus menjadi praktik nyata fungsi sosial masjid di tengah masyarakat modern. Ia menilai, keterlibatan aktif takmir masjid akan memberi kesan positif bagi jamaah serta memperlihatkan kesiapan Kota Malang sebagai tuan rumah kegiatan keagamaan besar.

DMI Kota Malang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus masjid dan mushalla yang telah merespons positif imbauan tersebut. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menopang kelancaran Istighotsah Kubro Harlah 1 Abad NU, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan, solidaritas, dan peradaban umat Islam di Kota Malang.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button