Perkuat Harmoni Umat, Musda X MUI Kota Malang Resmi Dibuka

MALANG – (15/2/2026) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang resmi menyelenggarakan Musyawarah Daerah (MUSDA) X pada Sabtu (14/02/2026). Bertempat di Pondok Pesantren Bahrul Maghfirah, kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Malang, Dr. Ir. H. Wahyu Hidayat, MM., dengan semangat memperkuat sinergi antara ulama dan umara.
Dalam sambutannya, Walikota Wahyu Hidayat mengapresiasi peran strategis MUI dalam menjaga kondusivitas kota. Salah satu terobosan yang menonjol dalam pembukaan ini adalah penyerahan Sertifikat Kelayakan Tempat Ibadah kepada 36 instansi layanan umum, termasuk rumah sakit, hotel, dan pusat perbelanjaan yang telah terverifikasi.
“MUI telah membantu tugas pemerintah dalam melakukan standarisasi pelayanan melalui sertifikasi kelayakan tempat ibadah. Kami mengajak MUI untuk terus bersinergi mewujudkan Kota Malang yang Mbois Berkelas melalui program keagamaan,” ujar Walikota.
Ketua Panitia MUSDA X, Prof. Dr. H.M. Faisol Fatawi, M.Ag., mengungkapkan bahwa kesuksesan pembukaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen panitia dan dukungan para stakeholders. Ia menekankan bahwa Musda kali ini dirancang untuk menjadi forum yang inklusif bagi seluruh representasi umat Islam di Kota Malang.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian pembukaan berjalan khidmat. Musda X ini melibatkan keterwakilan yang luas, mulai dari MUI Kecamatan, Pondok Pesantren, hingga berbagai Ormas Islam. Fokus kami tidak hanya pada suksesi kepemimpinan, tetapi bagaimana menghasilkan rumusan program kerja yang membumi dan solutif bagi tantangan umat di masa depan,” jelas Prof. Faisol.
Suasana harmoni juga sangat terasa dengan adanya kolaborasi pengamanan unik di lokasi acara, di mana personel Banser NU dan Kokam Muhammadiyah tampak bersiaga bersama mengawal jalannya musyawarah.
Kehadiran berbagai elemen seperti Forkopimda, Forum Rektor, hingga pimpinan ormas Islam menunjukkan soliditas lintas sektoral dalam mendukung visi besar: “Memperkuat Harmoni untuk Kemaslahatan Ummat.” Dengan dukungan teknis dan pengamanan yang solid, Musda X diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis bagi pembangunan mental dan religiusitas warga Kota Malang.



