Warta

HSN 2025, PCNU Kota Malang Ajak Kampus Membela Marwah Ulama

MALANG — (21/10/2025) Tayangan dari stasiun televisi nasional Trans7 memicu reaksi kuat dari kalangan pesantren dan santri di seluruh Indonesia bahkan dunia. Dalam sebuah acara berjudul Nahdliyyin Initiative Forum 2025 yang digagas oleh Lakpesdam PCNU Kota Malang, KH. Isroqunnajah mengajak semua santri dan kampus (Perguruan Tinggi, red.) untuk terus menjaga dan membela marwah ulama.

Sambil meneteskan air mata pada saat memberikan sambutan, Gus Is, sapaan akrab Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Malang menegaskan pihaknya sangat sakit hati dan terenyuh ketika ulama di-bully. “Kami tak rela kiai dihinakan.”

Apapun alasannya, tegas Gus Is, siapapun yang menghina ulama kita harus mendapatkan tindakan untuk pembelajaran.

“Mungkin para kiai kami karena keihlasannya tidak mempermasalahkan karena justru mengangkat derajat kiai, tapi bagi kami para santri ini tidak akan bisa terima para kiai dihinakan,” ungkap Gus Is dengan nada bergetar.

Gus Is juga mengajak Universitas Brawijaya, dan kampus-kampus lain di Malang untuk turut menyuarakan sikap terhadap kejadian ini. “Kami sangat berterima kasih apabila Perguruan Tinggi di Malang, terutama UB juga segera mengeluarkan pernyataan sikap,” imbunya.

Ajakan ini disampaikan pada saat kegiatan Nahdliyyin Initiative Forum dan Hari Santri Nasional 2025 yang digagas oleh Lakpesdam PCNU Kota Malang. Turut hadir pada kegiatan ini sejumlah tokoh penting antara lain Prof KH Said Aqil Siroj (Ketua Umum PBNU 2010-2021), Prof. H. Sutima B. Sumitro (Guru Besar UB), Prof. H. Imam Santoso (Wakil Rektor Bidang Akademik UB), Prof. Hj. Hamidah Nayati Utami (PCNU sekaligus Dekan FIA UB), Kapolresta Malang, dan para undangan lain.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button