Warta

MWC NU Klojen Dorong Penguatan Organisasi dan Kepekaan Sosial di Tingkat PCNU

MALANG – (12/5/2026) Nahdlatul Ulama tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Klojen menyampaikan sejumlah catatan strategis dan aspirasi penting bagi kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) ke depan. Berbagai masukan tersebut muncul sebagai bentuk evaluasi terhadap dinamika organisasi sekaligus harapan agar tata kelola jamiyah semakin kuat, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam forum evaluasi organisasi, pengurus MWC NU Klojen menyoroti masih adanya sejumlah program yang telah direncanakan dalam forum konferensi maupun musyawarah kerja, namun belum terealisasi secara optimal. Kondisi tersebut diharapkan tidak kembali terulang pada masa kepengurusan berikutnya, terutama apabila masih diisi oleh figur-figur yang sama tanpa adanya pembaruan pola kepemimpinan dan eksekusi program.

Ketua MWC NU Klojen, Pak Damat menilai pentingnya kajian mendalam terkait isu-isu nasional, peta politik daerah, hingga dinamika politik nasional sebagai bagian dari penguatan arah organisasi.

“Semangat untuk kembali pada Khittah NU harus diiringi dengan soliditas internal di tubuh PCNU. Selama ini, masih ditemukan ketidaksamaan antara arahan organisasi di tingkat pusat kepengurusan dengan implementasi di lapangan,” ungkap Pak Damat.

Fungsionaris MWC NU Klojen yang lain juga menyebut, ketegasan PCNU terhadap berbagai persoalan internal jamiyah, khususnya yang menyangkut masyarakat urban, dinilai masih kurang responsif.

“Pengurus MWC NU Klojen berharap PCNU dapat lebih hadir dalam menjawab tantangan sosial yang berkembang di tengah masyarakat perkotaan yang semakin kompleks,” imbuhnya.

Diskusi ini digelar di Kantor MWC NU Klojen dengan tema “FGD NU Malang for Future”, Selasa (12/5/2026), tepat pukul 19:26 WIB dan berakhir pukul 21.30 WIB. Adapun fasilitator diskusi adalah tim pengurus Lakpesdam NU Kota Malang.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button