Warta

PCNU Kota Malang Silaturahim ke Muhammadiyah, Perkuat Sinergi Jelang Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU

MALANG – (31/1/2026) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang melakukan silaturahim ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang sebagai bagian dari rangkaian persiapan puncak Harlah Satu Abad NU kalender Masehi 2026, Jumat (30/1/2026).

Rombongan PCNU Kota Malang diterima langsung oleh Ketua PDM Kota Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, beserta jajaran pimpinan Muhammadiyah Kota Malang. Pertemuan ini menjadi penegasan komitmen bersama NU dan Muhammadiyah di Kota Malang dalam merawat ukhuwah Islamiyah, memperkuat harmoni sosial, serta menjaga kebersamaan umat.

Silaturahim tersebut juga difokuskan pada koordinasi menjelang pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU, yang direncanakan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 dan dipusatkan di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Dalam pertemuan tersebut, PDM Kota Malang menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Mujahadah Kubro sebagai agenda keumatan yang melibatkan jamaah dalam jumlah besar. Muhammadiyah memandang kegiatan ini sebagai momentum spiritual sekaligus kebangsaan yang perlu disukseskan secara kolektif oleh seluruh elemen umat Islam.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Muhammadiyah Kota Malang menyatakan kesiapan untuk:

  • Menurunkan tim kesehatan dari jejaring amal usaha Muhammadiyah.
  • Melibatkan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dalam membantu pengamanan internal dan ketertiban.
  • Membuka peluang pemanfaatan aset amal usaha Muhammadiyah di Kota Malang guna mendukung layanan jamaah dari luar daerah.

Ketua PDM Kota Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud kebersamaan dan tanggung jawab moral Muhammadiyah dalam menjaga pelaksanaan kegiatan keagamaan berskala besar agar berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Mujahadah Kubro adalah agenda umat. Muhammadiyah di Kota Malang siap berkontribusi sesuai kapasitas kami demi kelancaran dan kekhidmatan acara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU PCNU Kota Malang, Edy Hayatullah, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan dukungan yang diberikan Muhammadiyah.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dulur tuwo kami, PDM Kota Malang. Ini menjadi penguat bahwa Harlah Satu Abad NU adalah momentum kebersamaan, bukan hanya milik NU, tetapi milik umat,” ujar Gus Edy.

Ia menambahkan bahwa sinergi NU dan Muhammadiyah di Kota Malang selama ini telah menjadi fondasi kuat terciptanya suasana sosial yang damai dan kondusif. Dukungan Muhammadiyah dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro dinilai sebagai cerminan nyata hubungan harmonis yang terus terjaga antara kedua ormas besar tersebut.

Silaturahim ini sekaligus menjadi ruang komunikasi untuk memastikan bahwa pelaksanaan Mujahadah Kubro, yang diproyeksikan dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah, dapat dikelola dengan baik dari sisi pelayanan, kesehatan, dan ketertiban.

PCNU Kota Malang berharap kolaborasi NU dan Muhammadiyah ini tidak berhenti pada momentum Harlah Satu Abad NU, tetapi terus berlanjut dalam berbagai agenda sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan di Kota Malang.

Dengan semangat kebersamaan NU–Muhammadiyah, Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad NU diharapkan menjadi simbol persatuan umat, keteduhan Islam, serta kekuatan kolaborasi dalam menjaga harmoni Kota Malang dan Indonesia.

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button