EventHeadline

Kumpulkan Uang Ratusan Juta, PCNU Kota Malang Bebaskan Tanah Senilai 3.8 Miliar

MALANG – Tekad Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Malang untuk mewujudkan kemajuan NU semakin nyata. Hal itu dibuktikan dengan komitmen PCNU Kota dalam penggalangan dana untuk pembebasan tanah seharga 3.8 Miliar dalam acara Isro’ Mi’roj dan Tasyakuran 1 Abad NU pada Ahad, 26 Februari 2023 di halaman PCNU Kota Malang.

Kegiatan penggalangan dana tersebut dihadiri oleh ratusan warga NU Kota Malang dan sekitarnya yang turut memberikan sumbangsih dalam bentuk uang tunai dan transfer bank. Menurut Ketua PCNU Kota Malang, pengumpulan dana tersebut dilakukan untuk membeli tanah yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan organisasi NU di Kota Malang.

“Saat ini kami memang membutuhkan tanah yang lebih luas untuk kegiatan-kegiatan NU di Kota Malang. Oleh karena itu, kami berharap masyarakat dapat membantu dalam penggalangan dana untuk pembelian tanah senilai 3.8 miliar rupiah,” ujar Ketua PCNU Kota Malang.

Acara Isro’ Mi’roj dan Tasyakuran 1 Abad NU ini sendiri berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Selain penggalangan dana, acara tersebut juga diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pembacaan sholawat, tahlil dan doa bersama, serta diakhiri dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Abdullah Syamsul Arifin.

Diharapkan dengan kegiatan ini, PCNU Kota Malang dapat memperoleh dukungan yang cukup dari masyarakat untuk mewujudkan pembelian tanah senilai 3.8 miliar rupiah yang akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan NU di Kota Malang. Dalam penggalangan dana yang digelar cukup singkat ini, telah dikumpulkan ratusan juta dari tangan para aghniya dan warga nahdliyin, tepatnya sekitar 210.000.000 sudah dikantongi oleh panitia pembebasan tanah dari PCNU Kota Malang.

Penulis

NU MUDA

Lembaga Ta'lif wan Nasyr PCNU Kota Malang

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Periksa Juga
Close
Back to top button