EventHeadlineNews

Penutupan Safari Ramadhan 1445 H PCNU Kota Malang: Merajut Kebersamaan dalam Keberkahan di Bulan Suci

MALANG – (3/4/2024) Safari Ramadhan 1445 H PCNU Kota Malang meraih puncaknya di masjid Cahyaningati yang terletak di kompleks perumahan Permata Jingga, Kota Malang, Rabu, 3 April 2024. Masjid Cahyaningati menjadi tujuan terakhir dari rangkaian perjalanan ke 15 masjid yang disinggahi dalam program bertajuk ‘Dari Masjid Bahagiakan Hati dan Makmurkan Bumi’ yang dibuka di Kantor PCNU Kota Malang pada 12 Maret 2024 silam.

Ketua Pelaksana Safari dan Pencerahan Ramadhan 1445 H PCNU Kota Malang, Prof. Ahmad Taufiq menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus PCNU Kota Malang dan jamaah atas segala dukungan dan partisipasinya dalam mensukseskan acara ini. Pihaknya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus ta’mir masjid Cahyaningati atas dukungan yang telah diberikan.

Momentum penting ini juga diperkaya dengan mauidzoh hasanah yang disampaikan oleh KH. Hamid Manan. Mengawali tausiyahnya, Ketua Syuriah MWC Lowokwaru Kota Malang ini mengingatkan bahwa salat tarawih 20 rakaat telah menjadi tradisi dalam amaliyah jamiyyah Nahdlatul Ulama, sudah sesuai dengan sunnah Rasulullah dan para Khulafa Rasyidin.

Lebih jauh, KH. Hamid Manan mengajak jamaah untuk merenungi pesan-pesan agung dari para ulama yang mengatakan, “Urusan akhirat kau selesaikan di dunia.” Sebuah ungkapan yang dalam, mengingatkan bahwa langkah-langkah kita di dunia ini akan menjadi bekal untuk kehidupan di akhirat. Sungguh, siapa pun yang mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah di akhir hayatnya, akan mendapatkan tempat terhormat di surga.

Beliau menjelaskan bahwa dengan teguh memegang kalimat syahadat, kita telah membuka pintu keberuntungan untuk masa depan kita di akhirat. Mengatasi masalah di dunia ini, katanya, adalah langkah pertama menuju penyelesaian urusan di akhirat, dengan memperkuat kesaksian tauhid kita.

Selain itu, dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, KH. Hamid Manan juga mendorong jamaah untuk memperbanyak bacaan kalimat “Asyahadu Alla Ilaaha illallah, Allohumma inna Nas’aluka Ridhoka wal Jannah wa Na’udzhubika min Sakhotika wannaar.” Kalimat ini, menurutnya, adalah doa yang menyeluruh untuk memohon ridha Allah, surga-Nya, dan perlindungan dari siksa-Nya.

Beliau juga menegaskan pentingnya membayar zakat bagi setiap muslim. “Zakat mal (harta) itu penting, maka harus kita zakat mal,” tegasnya. Ia mengajak jamaah untuk segera melaksanakan kewajiban zakat mal dengan sungguh-sungguh, karena dengan zakat kita berharap terhindar dari siksa api neraka di akhirat.

Dengan tausiyahnya yang penuh hikmah, KH. Hamid Manan memberikan pengajaran yang mendalam tentang pentingnya menguatkan iman, memperbanyak amal ibadah, dan berbagi keberkahan dengan sesama selama bulan Ramadan ini.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Prof. KH. Muhatadi Ridwan, Syuriah PCNU Kota Malang. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan khidmat, memancarkan keberkahan dan kehangatan dalam menyambut bulan Ramadan yang mulia.

Safari Ramadhan 1445 H PCNU Kota Malang bukan sekadar perjalanan fisik ke masjid-masjid, namun juga perjalanan batin yang merajut kebersamaan dan keberkahan. Semoga perayaan Ramadan selalu menjadi momentum berkah dan keberkahan, dan semoga kita semua dipertemukan dengan Ramadan-Ramadan berikutnya dengan hati yang lebih suci dan jiwa yang lebih bertaqwa.

NU MUDA

Lembaga Ta'lif wan Nasyr PCNU Kota Malang

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button