EventHeadlineWarta

MERAWAT UKHUWAH DALAM PERBEDAAN HARI RAYA

MALANG – Pengamatan rukyatul hilal Syawal 1444 H akan dilakasanakan pada tanggal 29 Ramadhan 1444 H atau tanggal 20 April 2023 M. Berdasarkan data hisab, ketinggian hilal sekitar 1 derajat dan belum memenuhi kriteria imkan rukyat sebesar sebesar 3 derajat tinggi hilal dan 6,4 derajat elongasi. Kriteria tersebut sebenarnya sudah diputuskan mulai tahun 2017 M dalam Muktamar Ilmu Falak Internasional yang diselenggarakan di Jakarta dan harus dipraktikkan setahun berikutnya, yakni tahun 2018 M. Namun penggunaan kriteria itu baru dilaksanakan empat tahun kemudian, tepatnya pada saat penetapan awal Ramadhan 1443 H (2022 M).

Miftahudin Azmi, Dosen Ilmu Falak UIN Malang menghimbau kepada masyarakat untuk saling menghormati dan menghargai andaikan terjadi perbedaan hari raya. Sebab dalam 10 tahun ke depan kemungkinan akan terjadi 2 kali perbedaan hari raya, yakni pada tahun 1447 H (2026 M) dan 1452 H (2031 M). Guna memastikan kelancaran rukyatul hilal, Kementerian Agama telah menyediakan 123 lokasi titik rukyat di seluruh Indonesia. Hasil dari rukyatul hilal tersebut dilaporkan dalam sidang isbat.

Lelaki yang juga Sekretaris LFNU Kota Malang itu membenarkan jika ketinggian hilal pada tanggal 29 Ramadhan 1444 masih di bawah kriteria imkan rukyat Kementerian Agama dan Nahdlatul Ulama. Kemudian beberapa kitab Falak, mulai dari Irsyadul Murid, Tsamarat al-Fikar, hingga al-Durru al-Aniq menyebut ketinggian hilal juga di bawah 3 derajat. Hingga pukul 18.00 WIB, Balai Rukyat Condrodipo Gresik tidak berhasil melihat hilal.

Sementara itu Lembaga Falakiyah PBNU dalam surat No. 20 Tahun 2023 menghimbau agar warga Nahdliyyin menunggu ikhbar dari PBNU terkait penentuan awal bulan Syawwal 1444 H. Ikhbar tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 20 April 2023 M, pukul 19.00 WIB.

NU MUDA

Lembaga Ta'lif wan Nasyr PCNU Kota Malang

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button