HeadlineJam'iyyahNasionalWarta

Tiga PCNU Malang Raya Bersama PDNU Membentuk Satuan Tugas Covid-19

PCNU Malang Raya Bersama PDNU Membentuk Satuan Tugas Covid-19

 

Tiga PCNU se-Malang Raya bersama Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) membuat gugus Satgas Covid-19. Pembentukan gugus satgas ini dimulai dalam pertemuan PCNU dengan pengurus PDNU, Minggu sore (22/3/2020).

Pertemuan di Kantor PCNU Kota Malang Jl Hasyim Asy’ari 21 Kota Malang ini dihadiri tiga ketua PCNU. Yakni ketua PCNU Kota Malang KH Dr. Israqunnajah, ketua PCNU Kota Batu KH Budiono, dan ketua PCNU Kab. Malang KH dr. Umar Usman. Dari PDNU hadir pengurus yang dipimpin langsung ketua PDNU dr. Muhammad S Niam.

“Pembentukan Satgas Covid-19 ini sebagai sumbangsih PCNU se Malang Raya dan PDNU untuk membantu pemerintah dalam menangani Covid-19. Kita mulai dari yang kita bisa lakukan di sekitar kita,” kata Gus Is, sapaan akrab ketua PCNU Kota Malang KH Dr. Israqunnajah.

Hal senada juga disampaikan Dokter Umar Usman, ketua PCNU Kabupaten Malang. Ia mengatakan bahwa kondisi saat ini butuh kerjasama semua pihak untuk membantu pemerintah. Baik dengan aksi nyata maupun aksi kampanye imbauan dari pemerintah. Yakni social distancing.

“NU dari dulu selalu berjuang membantu pemerintah. Saat ini negara sedang menghadapi wabah, maka NU juga akan membantu pemerintah dan seluruh kebijakannya dalam melawan Covid-19,” ucap direktur RSUD Kota Malang ini.

Sebagai langkah nyata, Satgas Covid-19 kerja bareng PCNU dan PDNU ini akan membuat rangkaian kegiatan. Selain membuka posko di tiga PCNU (Batu, Kota Malang dan Kab Malang), juga membuat pelatihan.

“Pelatihan terkait Covid ini akan dilaksanakan pada 25 Maret 2020 di Aula PCNU Kota Malang. Diharapkan nanti masing-masing PCNU mengirim lima utusan,” ujar Dokter Umar.

Apa saja pelatihannya? Ketua PDNU Dokter Niam menjelaskan, saat wabah Covid ini, masyarakat membutuhkan banyak hal. Seperti informasi covid, bagaimana karantina mandiri, etika bersin, cara pemakaian masker yang benar dan sebagainya.

“Untuk itu kami akan melatih perwakilan NU untuk menjadi tangan panjang Satgas ini dalam melakukan tugas-tugas tersebut,” kata Dokter Niam.

Karenanya, materi tidak hanya pelatihan menjadi penyuluh covid-19, tapi juga praktik. Seperti karantina mandiri, pemakaian masker, panduan mengurus jenazah, etika batuk, dan pembuatan hand sanitizer mandiri.

Sumber: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/258689/gandeng-pdnu-tiga-pcnu-malang-raya-bikin-satgas-covid19

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button